Kalau Disuruh Milih, Lebih Baik Kerja di Start Up atau Korporasi, ya?

Dunia kerja memang banyak bahasannya. Mulai dari gaji, teman kantor yang sering bikin kesal, bos yang pemarah, dan lain-lain. Bahasan menarik yang rasanya baru hangat dibicarakan adalah pilihan bekerja di start up atau korporasi.

Di Indonesia, sudah ada banyak korporasi yang bisa kamu pilih. Selain itu, pertumbuhan start up juga nggak kalah bagus. Ada banyak start up yang menunjukkan kondisi masa depan yang meyakinkan. Kalau kamu disuruh menentukan, kamu mau pilih yang mana?

Kalau Disuruh Milih, Lebih Baik Kerja Di Start Up Atau Korporasi, Ya

Penuh Tantangan

Nggak ada yang namanya bekerja tanpa tantangan. Setiap jenis pekerjaan yang kamu pilih, selalu menyimpan resiko masing-masing. Alih-alih takut nggak bisa menangani resiko, kamu perlu belajar bagaimana caranya resiko tersebut nggak memberikan dampak buruk ke karir yang sedang kamu jalani. Nah, resiko atau tantangan itu ternyata bakal lebih terasa ketika kamu memutuskan untuk bekerja di start up, lho.

Tantangan terbesarnya tentu saja karena start up belum bisa stabil seperti korporasi lainnya. Masih diperlukan banyak pembenahan dan penyesuaian agar start up bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Itulah mengapa bekerja di start up lebih menantang. Kamu dituntut untuk serba bisa agar semakin banyak permasalahan yang bisa kamu selesaikan.

Memiliki Masa Depan yang Lebih Jelas

Berbeda dengan bekerja di start up, kalau kamu memutuskan untuk bekerja di korporasi, bisa dikatakan masa depanmu lebih terarah. Korporasi sudah lebih stabil bila dibandingkan dengan start up.

Kamu bisa dengan mudah melakukan pekerjaan karena SOP atau haluan kerja sudah terstruktur dengan baik. Para pekerja yang lain juga bisa menyelesaikan tugasnya dengan lebih profesional. Dengan pertimbangan itu, bekerja di korporasi akan terasa lebih meyakinkan.

Selain beberapa hal di atas, tentu saja ada pertimbangan lain yang bisa kamu pikirkan. Misalnya, karena di korporasi jenjang karir sulit naik, maka gaji yang kamu terima juga lebih kecil jika dibandingkan dengan seseorang yang bekerja di start up.

Suasana kerja juga berbeda antara korporasi dan start up. Bekerja di start up biasanya akan terasa lebih santai.